Kendal, SapaKendal – Seiiring perkembangan zaman kemampuan dan pola pikir perangkat desa semakin cerdas dan idealis. Banyak gagasan-gagasan yang dituangkan dalam pemerintahan desa. Namun adanya kendala dari berbagai hal muncul dalam pelaksanaan program pembangunan dan jalannya pemerintahan desa.

Menurut Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kendal, Chumaidi, S.H., bahwa banyak permasalahan pelik yang dihadapi perangkat desa secara umum terkait hak mendapatkan kesejahteraan untuk keluarga, fasilitas kesehatan, gaji ke-13 dan THR untuk perangkat desa, serta hal lain yang masih perlu diperjuangkan. Hal tersebut menjadikan perangkat desa harus mempunyai wadah untuk menyamakan persepsi dan mendapatkan solusi.

Hal tersebut disampaikan oleh Chumaidi, S.H. saat di kediamannya pada Kamis (03/11/2022). Dalam kesempatan itu, Beliau menjelaskan dasar dan tujuan terbentuknya PPDI seperti yang sudah disampaikan sebelumnya.

Baca juga :

Chumaidi, S.H. turut memaparkan program yang dijalankan oleh PPDI, “Kalau terkait program, sejak kami berdiri sampai saat ini sesuai AD/ART program itu meliputi beberapa bidang, ada advokasi, kesejahteraan, dan lainnya. Dan bidang itu semua sudah jalan. Tujuan utamanya masih sama yaitu memperjuangkan kesejahteraan yang meliputi kenaikan siltap dan adanya gaji ke-13, khusus Kendal. Untuk periode tahun 2022 sudah berhasil di samping program lain yang sifatnya kegiatan-kegiatan,” paparnya.

Ketua PPDI Kendal, Chumaidi, S.H.

“Untuk program kegiatan dalam waktu dekat kita akan mengadakan kompetisi sepak bola PPDI Cup,” tambahnya

Chumaidi selaku ketua PPDI Kendal juga menyampaikan harapannya, “Harapan PPDI bisa bermanfaat untuk bersama dan menjadi percontohan nasional. Kami sudah punya salam nasional dan kami juga sudah punya badan usaha yaitu kunteng (Rukun Enteng),” pungkasnya.

(Sam)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp

Loker

Langganan Sekarang

Dapatkan berita terbaru lebih cepat melalui email